Langsung ke konten utama

Menyusuri Keindahan Alam Besuki Mojo, Surga Tersembunyi di Lereng Wilis

Menyusuri Keindahan Alam Besuki Mojo, Surga Tersembunyi di Lereng Wilis

Kawasan Wisata Besuki Mojo Kediri

(Foto: Kawasan Wisata Besuki, Mojo, Kediri)

Kawasan wisata Besuki yang terletak di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, merupakan salah satu destinasi alam yang tak pernah kehilangan pesonanya. Dikelilingi oleh hamparan hutan pinus yang sejuk dan jalanan berkelok khas pegunungan, kawasan ini menjadi tempat favorit warga Kediri dan sekitarnya untuk melepas penat dari hiruk pikuk kota.

Pesona Alam di Lereng Gunung Wilis

Begitu memasuki kawasan Besuki, udara sejuk langsung menyapa. Di sisi kanan-kiri jalan, pepohonan pinus dan vegetasi hijau tumbuh subur, menciptakan suasana teduh dan damai. Jalan beraspal yang menanjak dan berliku menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara motor, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan.

Di sepanjang rute menuju puncak Besuki, pengunjung dapat menjumpai deretan warung sederhana yang menjual kopi hangat, gorengan, dan makanan khas pegunungan. Sambil menikmati secangkir kopi, wisatawan bisa memandangi panorama alam Kediri dari ketinggian — sebuah pemandangan yang menenangkan hati dan pikiran.

Gerbang Menuju Kawasan Wisata dan Air Terjun Dolo

Kawasan Besuki juga menjadi pintu gerbang utama menuju Air Terjun Dolo, salah satu ikon wisata alam Kediri yang terkenal hingga ke luar daerah. Dari Besuki, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan beberapa kilometer lagi untuk mencapai air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 125 meter itu.

Tak hanya Dolo, di sekitar Besuki juga terdapat Air Terjun Irenggolo serta jalur pendakian menuju Gunung Wilis, menjadikannya kawasan wisata terpadu yang cocok untuk pecinta alam, fotografer, maupun keluarga yang ingin berlibur dengan suasana tenang.

Warung dan Kehidupan Warga Lokal

Di sepanjang jalan utama Besuki, tampak aktivitas sederhana warga sekitar. Beberapa di antaranya membuka warung makan, tempat istirahat bagi wisatawan, atau bengkel kecil untuk membantu pengendara yang kehabisan tenaga saat menanjak. Keramahan warga menjadi nilai tambah tersendiri, membuat setiap pengunjung merasa disambut hangat.

Selain itu, banyak juga komunitas motor dan gowes yang menjadikan Besuki sebagai titik kumpul atau rute favorit mereka. Tiap akhir pekan, kawasan ini ramai oleh suara mesin motor dan tawa pengunjung yang menikmati udara segar pegunungan.

Potensi Wisata yang Terus Berkembang

Pemerintah Kabupaten Kediri bersama masyarakat lokal terus berupaya mengembangkan kawasan Besuki agar semakin nyaman dikunjungi. Mulai dari perbaikan jalan, penataan kios, hingga promosi wisata berbasis media sosial. Harapannya, Besuki dapat menjadi ikon wisata pegunungan Kediri yang dikenal luas, sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar.


📍 Ingin Berkunjung ke Besuki?

Kawasan Wisata Besuki Mojo berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Kediri. Akses jalan sudah beraspal meskipun menanjak, sehingga disarankan menggunakan kendaraan dalam kondisi prima.

👉 Lihat lokasi di Google Maps

Jika kamu berencana ke Air Terjun Dolo atau Irenggolo, sempatkan mampir di warung kopi pinggir jalan di kawasan Besuki. Nikmati suasana sejuk, panorama hijau, dan keramahan warga lokal yang selalu menyambut dengan senyum hangat.


💬 Suara Warga Kediri
Kawasan Besuki Mojo bukan sekadar tempat wisata, melainkan ruang hidup masyarakat pegunungan yang penuh kehangatan dan kesederhanaan. Mari kita jaga keasrian alamnya, dukung usaha warga lokal, dan kenalkan pesona Besuki ke lebih banyak orang.


#BesukiMojo #WisataKediri #GunungWilis #AirTerjunDolo #SuaraWargaKediri #ExploreKediri #KediriRaya #WisataAlam #JelajahKediri #IndonesiaIndah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peristiwa Jagalan Kediri

Berita Lokal • Kediri Ratusan Seniman Jaranan Kediri Bersatu Setelah Bhabinkamtibmas Jagalan Dilaporkan Published: October 14, 2025 • Kelurahan Jagalan, Kota Kediri Ringkasan: Kasus pelaporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Aiptu Soni Andiyan Effendi, oleh seorang seniman jaranan bernama Bayu memicu gelombang solidaritas dari ratusan pelaku seni tradisional di Kediri. Mereka berencana menggelar aksi damai dan meminta proses hukum yang transparan. Kronologi Kasus di Jagalan Kediri KEDIRI – Peristiwa terjadi saat pertunjukan jaranan di kawasan Kelurahan Jagalan . Ketika suasana mulai ricuh, Aiptu Soni yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas setempat berusaha melerai. Namun, muncul tuduhan bahwa ia melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang penonton bernama Bayu. Bayu kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kediri Kot...

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu KEDIRI – Dunia penegakan hukum di Kota Kediri kembali diguncang kabar tidak sedap. Seorang oknum anggota kepolisian berinisial Bripka AT diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Kasus ini mencuat setelah aparat berhasil mengamankan seorang pemakai, yang kemudian mengarah pada pengembangan penyidikan hingga menyeret nama oknum tersebut. Menurut laporan Radar Kediri (Jawa Pos Group), penangkapan bermula dari penggerebekan terhadap seorang pengguna sabu. Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus, petugas menemukan bahwa pemakai tersebut mendapatkan barang haram dari seorang bandar yang diduga menerima uang dari Bripka AT untuk “kulakan” sabu-sabu. Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim , saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir anggota yang terlibat dalam tindak pidan...

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan Kediri – Kasus laporan warga terhadap oknum Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri , akhirnya menemukan titik terang. Setelah sempat ramai dibicarakan publik, kedua pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan tanpa melanjutkan ke proses hukum. Latar Belakang Kasus Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 Oktober 2025 , saat berlangsungnya pertunjukan kesenian jaranan di lingkungan Jagalan. Seorang warga (inisial B ) mengaku mendapat perlakuan kasar dari seorang anggota polisi berpangkat Aiptu, yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan tersebut. Usai kejadian, korban sempat melapor ke Divisi Propam Polres Kediri Kota dengan didampingi organisasi kepemudaan HIPERI (Himpunan Pemuda Kediri) . Laporan ini mendapat perhatian publik, karena dinilai menjadi ujian bagi transparansi dan etika kepolisian di tingkat ...