Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sungai Brantas

Ngujang, Jawa Timur: Jalinan Sejarah, Infrastruktur Kritis, dan Transformasi Sosio-Ekonomi Regional

Kajian Analitis Dinamika Strategis Ngujang, Jawa Timur: Jalinan Sejarah, Infrastruktur Kritis, dan Transformasi Sosio-Ekonomi Regional Ngujang , sebuah desa yang terletak di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, merepresentasikan sebuah titik persimpangan kritis di tengah jalur logistik nasional dan warisan sejarah kuno. Laporan ini menyajikan analisis mendalam mengenai status Ngujang sebagai simpul strategis regional dari sisi geografis, historis, infrastruktur, serta dinamika sosial-ekonomi masyarakatnya. I. Kontur Geografis, Administratif, dan Konteks Hidrologi Regional A. Identifikasi Spasial dan Keterhubungan Administratif Secara administratif, Desa Ngujang berada di Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Letaknya strategis di tepi Sungai Brantas yang menjadi penghubung utama antara Tulungagung, Kediri, dan Blitar. Jembatan Ngujang I membentang melintasi Brantas, menghubungkan Desa Ngujang dengan Desa Ngant...

Jembatan Lama Kota Kediri Terbakar Lagi — Kronologi & Upaya Pelestarian

Breaking / Cagar Budaya Jembatan Lama Kota Kediri Terbakar Lagi — Kronologi & Upaya Pelestarian Dipublikasikan: 19 Oktober 2025 — Sumber: Radio Andika Kediri (laporan lapangan) & Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kediri I. Ringkasan Singkat Pada malam 19 Oktober 2025 , sekitar pukul 19.00 WIB , bagian kayu pada Jembatan Lama Kota Kediri dilaporkan terbakar. Kebakaran diduga disebabkan oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan dan menyulut material yang masih mengandung unsur kayu. Tim Damkar Kota Kediri segera hadir dan berhasil memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas. II. Sejarah Singkat & Nilai Historis Jembatan Lama (sering disebut Jembatan Brawijaya Lama) dibangun pada masa kolonial Belanda, memiliki struktur baja berjenis rangka paku keling, dan diperkirakan berdiri sejak akhir abad ke-19. Pada 2022, jembatan ini ditetapkan sebagai benda cagar budaya oleh insta...