Langsung ke konten utama

Peristiwa Jagalan Kediri

Berita Lokal • Kediri

Ratusan Seniman Jaranan Kediri Bersatu Setelah Bhabinkamtibmas Jagalan Dilaporkan

Published: • Kelurahan Jagalan, Kota Kediri
Kasus Jagalan Kediri - Ratusan Seniman Jaranan Bersatu

Ringkasan: Kasus pelaporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Aiptu Soni Andiyan Effendi, oleh seorang seniman jaranan bernama Bayu memicu gelombang solidaritas dari ratusan pelaku seni tradisional di Kediri. Mereka berencana menggelar aksi damai dan meminta proses hukum yang transparan.

Kronologi Kasus di Jagalan Kediri

KEDIRI – Peristiwa terjadi saat pertunjukan jaranan di kawasan Kelurahan Jagalan. Ketika suasana mulai ricuh, Aiptu Soni yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas setempat berusaha melerai. Namun, muncul tuduhan bahwa ia melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang penonton bernama Bayu.

Bayu kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kediri Kota. Laporan itu segera menyebar di lingkungan komunitas seni, memicu reaksi dari berbagai kelompok jaranan di wilayah Kediri Raya.

Reaksi dan Solidaritas Seniman

Tokoh jaranan M. Hanif menyatakan bahwa komunitas jaranan menolak tuduhan sepihak terhadap Bhabinkamtibmas. Mereka menilai Pak Soni selama ini dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif mendukung kegiatan budaya tradisional.

“Pak Soni selama ini selalu membantu kami menjaga ketertiban pertunjukan. Jangan sampai laporan sepihak ini memecah hubungan baik antara aparat dan seniman,” — M. Hanif

Ratusan seniman berencana melakukan aksi damai ke Mapolres Kediri Kota untuk menyampaikan aspirasi dan meminta penanganan yang adil. Mereka menegaskan aksi akan dilakukan dengan tertib dan menghindari provokasi.

Harapan Penyelesaian yang Damai

Para pelaku seni dan warga berharap agar pihak kepolisian menindaklanjuti laporan secara profesional dan transparan. Dialog dan mediasi dianggap langkah yang paling mungkin menjembatani perbedaan dan memulihkan hubungan antar pihak.

Refleksi untuk Kediri Tangguh

Peristiwa ini mengingatkan bahwa visi Kediri Tangguh mencakup ketahanan sosial dan budaya. Menjaga keharmonisan antara aparat dan komunitas seni penting agar tradisi seperti jaranan tetap hidup dan tidak tergerus konflik.

#kediri #jagalan #jaranan #bhabinkamtibmas

Artikel ini disusun berdasarkan laporan media lokal dan dirangkum agar sesuai dengan format Blogger. Sumber utama: KediriTangguh.co.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu KEDIRI – Dunia penegakan hukum di Kota Kediri kembali diguncang kabar tidak sedap. Seorang oknum anggota kepolisian berinisial Bripka AT diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Kasus ini mencuat setelah aparat berhasil mengamankan seorang pemakai, yang kemudian mengarah pada pengembangan penyidikan hingga menyeret nama oknum tersebut. Menurut laporan Radar Kediri (Jawa Pos Group), penangkapan bermula dari penggerebekan terhadap seorang pengguna sabu. Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus, petugas menemukan bahwa pemakai tersebut mendapatkan barang haram dari seorang bandar yang diduga menerima uang dari Bripka AT untuk “kulakan” sabu-sabu. Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim , saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir anggota yang terlibat dalam tindak pidan...

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan Kediri – Kasus laporan warga terhadap oknum Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri , akhirnya menemukan titik terang. Setelah sempat ramai dibicarakan publik, kedua pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan tanpa melanjutkan ke proses hukum. Latar Belakang Kasus Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 Oktober 2025 , saat berlangsungnya pertunjukan kesenian jaranan di lingkungan Jagalan. Seorang warga (inisial B ) mengaku mendapat perlakuan kasar dari seorang anggota polisi berpangkat Aiptu, yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan tersebut. Usai kejadian, korban sempat melapor ke Divisi Propam Polres Kediri Kota dengan didampingi organisasi kepemudaan HIPERI (Himpunan Pemuda Kediri) . Laporan ini mendapat perhatian publik, karena dinilai menjadi ujian bagi transparansi dan etika kepolisian di tingkat ...