Langsung ke konten utama

Stadion Gelora Daha Jayati Kediri: Ikon Olahraga Baru yang Ditargetkan Rampung 2027

PROYEK & INFRASTRUKTUR

Stadion Gelora Daha Jayati Kediri: Ikon Olahraga Baru yang Ditargetkan Rampung 2027

Dipublikasikan: 15 Oktober 2025 • Penulis: Redaksi • Lokasi: Bulusari, Tarokan, Kediri
Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Kediri - Foto udara

Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) di Kabupaten Kediri menjadi salah satu proyek infrastruktur utama di Jawa Timur. Artikel ini merangkum lokasi, progres pembangunan, anggaran, tantangan, dan fungsi masa depan stadion berdasarkan sumber resmi dan laporan media lokal.

Kilas Balik singkat

Proyek GDJ dimulai pada 2023 dengan pendanaan bertahap dari APBD Kabupaten Kediri pada tahap awal. Stadion ini direncanakan menjadi pusat olahraga berkapasitas menengah yang dapat mendukung pertandingan sepak bola regional, konser, dan acara besar lain di Kediri Raya.

Lokasi dan Rencana Tata Ruang

Lokasi stadion berada di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, berdekatan dengan Bandara Dhoho. Luas lahan proyek mencapai sekitar 106.804 m² dan luas bangunan stadion diperkirakan sekitar 11.220 m². Konektivitas ke jalan provinsi dan akses ke bandara termasuk prioritas pekerjaan infrastruktur pendukung.

Tahapan Pembangunan & Progres

  • Zona A — ruang ganti, pintu utama, lantai granit, dan instalasi MEP. (prioritas 2025)
  • Zona B — tribun penonton dengan model single seat, kapasitas ~15.500 penonton.
  • Zona C — area parkir, fasilitas VIP, dan UMKM.
  • Zona D — atap stadion, lampu dan site development.

Menurut dokumen rencana dan rilis media, progres fisik per pertengahan 2025 berkisar antara 30%–70% bergantung zona. Rencana penyelesaian keseluruhan ditargetkan pada 2027.

Anggaran & Sumber Dana

Tahap awal dibiayai lewat APBD Kabupaten (angka awal sekitar Rp150 miliar). Untuk tahap lanjutan, terdapat kebutuhan tambahan yang diusulkan melalui kerjasama pusat dan daerah — estimasi tambahan mencapai ratusan miliar rupiah. Anggaran tahunan yang direncanakan antara lain alokasi kecil untuk penyelesaian zona dan akses jalan pada 2025.

Tantangan Proyek

  • Penyesuaian anggaran dan timeline antar-tahun (keterkaitan APBD dan bantuan pusat).
  • Proses tender dan pelaksana yang perlu sinkronisasi (peralihan pengelolaan sempat diberitakan).
  • Risiko teknis seperti cuaca, pasokan material, dan kebutuhan penyelesaian atap/MEP.

Manfaat & Fungsi Masa Depan

Selain menjadi stadion pertandingan, GDJ diharapkan berfungsi sebagai pusat multifungsi: venue konser, pusat pelatihan olahraga, area UMKM, dan magnet sport tourism untuk Kediri. Dampak ekonomi lokal diprediksi positif melalui peningkatan kunjungan dan penciptaan lapangan kerja.

#StadionGDJ #Kediri #Infrastruktur #ProyekStadion #Olahraga


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peristiwa Jagalan Kediri

Berita Lokal • Kediri Ratusan Seniman Jaranan Kediri Bersatu Setelah Bhabinkamtibmas Jagalan Dilaporkan Published: October 14, 2025 • Kelurahan Jagalan, Kota Kediri Ringkasan: Kasus pelaporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Aiptu Soni Andiyan Effendi, oleh seorang seniman jaranan bernama Bayu memicu gelombang solidaritas dari ratusan pelaku seni tradisional di Kediri. Mereka berencana menggelar aksi damai dan meminta proses hukum yang transparan. Kronologi Kasus di Jagalan Kediri KEDIRI – Peristiwa terjadi saat pertunjukan jaranan di kawasan Kelurahan Jagalan . Ketika suasana mulai ricuh, Aiptu Soni yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas setempat berusaha melerai. Namun, muncul tuduhan bahwa ia melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang penonton bernama Bayu. Bayu kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kediri Kot...

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu KEDIRI – Dunia penegakan hukum di Kota Kediri kembali diguncang kabar tidak sedap. Seorang oknum anggota kepolisian berinisial Bripka AT diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Kasus ini mencuat setelah aparat berhasil mengamankan seorang pemakai, yang kemudian mengarah pada pengembangan penyidikan hingga menyeret nama oknum tersebut. Menurut laporan Radar Kediri (Jawa Pos Group), penangkapan bermula dari penggerebekan terhadap seorang pengguna sabu. Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus, petugas menemukan bahwa pemakai tersebut mendapatkan barang haram dari seorang bandar yang diduga menerima uang dari Bripka AT untuk “kulakan” sabu-sabu. Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim , saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir anggota yang terlibat dalam tindak pidan...

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan Kediri – Kasus laporan warga terhadap oknum Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri , akhirnya menemukan titik terang. Setelah sempat ramai dibicarakan publik, kedua pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan tanpa melanjutkan ke proses hukum. Latar Belakang Kasus Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 Oktober 2025 , saat berlangsungnya pertunjukan kesenian jaranan di lingkungan Jagalan. Seorang warga (inisial B ) mengaku mendapat perlakuan kasar dari seorang anggota polisi berpangkat Aiptu, yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan tersebut. Usai kejadian, korban sempat melapor ke Divisi Propam Polres Kediri Kota dengan didampingi organisasi kepemudaan HIPERI (Himpunan Pemuda Kediri) . Laporan ini mendapat perhatian publik, karena dinilai menjadi ujian bagi transparansi dan etika kepolisian di tingkat ...