Menjelajah Goa Selomangleng – Situs Bersejarah dan Alam Eksotis di Kediri
Eksplorasi keindahan dan sejarah Goa Selomangleng di Kediri, Jawa Timur.
Tepat di lereng Gunung Klotok, Kota Kediri, Jawa Timur, berdiri sebuah lokasi wisata sekaligus situs purbakala yang memikat: Goa Selomangleng. Gua ini bukan sekadar destinasi alam, melainkan juga menyimpan kisah sejarah, mitos, dan keunikan arsitektur batu yang jarang ditemukan di tempat lain.
Lokasi & Akses
- Alamat: Jalan Selomangleng, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64115.
- Lokasi: Berada di kaki Gunung Klotok, dikelilingi pepohonan rindang dan batu andesit hitam yang khas.
- Akses: Dari pusat Kota Kediri sekitar 15–20 menit berkendara melalui Jalan Monginsidi – Jembatan Lama – Jalan Veteran – Jalan Selomangleng.
Sejarah & Makna Budaya
Peninggalan Kerajaan Kediri
Gua ini diyakini berasal dari masa Kerajaan Kediri / Kahuripan (abad ke-10/11), dan dipercaya sebagai tempat pertapaan putri mahkota yang menolak tahta demi kehidupan spiritual. Nama "Selomangleng" berasal dari kata selo (batu) dan mangleng (miring), menggambarkan batu besar yang menjorok ke depan. Dinding gua menampilkan relief kuno yang menggambarkan sosok pertapa atau tokoh spiritual masa lampau.
Mitos & Legenda
Menurut legenda, Goa Selomangleng menjadi tempat pertapaan Dewi Kilisuci, putri Raja Airlangga, yang memilih hidup menyepi demi kesucian. Kawasan sekitar gua juga terdapat makam keramat seperti makam Tumenggung Mojoroto dan Mbah Boncolono, menambah nuansa spiritual di tempat ini.
Nilai Arkeologis
Goa Selomangleng terbentuk dari batu andesit, sehingga tidak memiliki stalaktit dan stalagmit seperti gua kapur umumnya. Struktur ini membuatnya unik dan kokoh. Saat ini, area gua telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi pemerintah karena nilai sejarah dan arkeologisnya.
Daya Tarik & Aktivitas di Lokasi
- Menjelajahi bagian dalam gua yang penuh relief kuno dan cerita mistis.
- Menikmati panorama hijau dan udara segar di kaki Gunung Klotok.
- Naik ke puncak bukit untuk menikmati pemandangan Kota Kediri dari atas.
- Mengunjungi Museum Airlangga di kompleks wisata untuk melihat artefak kuno peninggalan kerajaan.
- Tersedia juga area kolam renang dan taman untuk rekreasi keluarga.
Tips Berkunjung
- Waktu terbaik: Pagi hari (08.00–10.00) atau sore menjelang senja.
- Gunakan alas kaki nyaman karena jalur menuju gua sedikit menanjak dan berbatu.
- Bawa senter atau lampu dari ponsel untuk area dalam gua yang agak gelap.
- Jaga etika karena gua ini merupakan situs budaya dan sakral bagi masyarakat sekitar.
- Tiket masuk: Sekitar Rp5.000 per orang, sangat terjangkau untuk wisata sejarah dan alam.
Kesimpulan
Goa Selomangleng adalah perpaduan unik antara alam, sejarah, dan spiritualitas yang jarang ditemukan di tempat lain. Batu andesit hitam, relief pertapaan, dan kisah Dewi Kilisuci menghadirkan pengalaman penuh makna bagi siapa pun yang datang. Bagi kamu yang berada di Jawa Timur, sempatkanlah mengunjungi Goa Selomangleng — destinasi yang bukan hanya indah, tapi juga sarat nilai budaya.
Label: Wisata Kediri, Goa Selomangleng, Wisata Sejarah, Jawa Timur
Komentar
Posting Komentar