Langsung ke konten utama

Chairul Tanjung Kunjungi Ponpes Lirboyo: Silaturahmi dan Permohonan Maaf atas Tayangan Trans7

Chairul Tanjung Kunjungi Ponpes Lirboyo: Silaturahmi dan Permohonan Maaf atas Tayangan Trans7

Chairul Tanjung kunjungi Ponpes Lirboyo

Kediri, 23 Oktober 2025 — Bos besar Trans Corp, Chairul Tanjung, secara langsung mendatangi Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi dan permohonan maaf atas tayangan program “Xpose Uncensored” di Trans7 yang sebelumnya menuai kritik dari kalangan pesantren dan masyarakat luas.

🕌 Kunjungan Bos Trans Corp ke Lirboyo

Chairul Tanjung tiba di kompleks Pondok Pesantren Lirboyo pada Kamis pagi, 23 Oktober 2025. Kedatangannya disambut hangat oleh jajaran pengasuh, termasuk KH Anwar Manshur, salah satu kiai sepuh yang sangat dihormati di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Chairul Tanjung melakukan sungkem kepada KH Anwar Manshur sebagai bentuk penghormatan dan permohonan maaf secara pribadi. Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bentuk tanggung jawab moral pimpinan atas kesalahan tayangan di salah satu stasiun televisi di bawah naungan Trans Corp.

💬 Isi Pertemuan dan Klarifikasi

  • Menghentikan penayangan program “Xpose Uncensored”.
  • Memberikan sanksi tegas kepada tim internal dan pihak eksternal (production house) yang terlibat.
  • Menyusun kode etik siaran baru agar kejadian serupa tidak terulang.

Chairul Tanjung juga menyampaikan apresiasi terhadap pesantren dan para kiai yang tetap memberikan ruang dialog terbuka. “Kami datang untuk bersilaturahmi, meminta maaf, dan belajar agar media kami lebih santun serta beradab,” ujarnya.

🙏 Sikap Pengasuh Ponpes Lirboyo

“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar selalu menjaga kehormatan ulama dan pesantren,” tutur KH Anwar Manshur.

📰 Respons Publik dan Dunia Pesantren

Kunjungan Chairul Tanjung ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama kalangan santri dan netizen. Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai contoh sikap ksatria dari seorang pemimpin media besar. Di media sosial, tagar seperti #ChairulTanjungSowanLirboyo dan #Trans7MintaMaaf sempat menjadi trending di Indonesia.

💡 Makna Silaturahmi dan Tanggung Jawab Moral

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya hubungan harmonis antara dunia media dan lembaga keagamaan. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang religius, nilai tanggung jawab, etika, dan penghormatan terhadap tokoh agama tetap menjadi pilar utama kehidupan berbangsa.

Chairul Tanjung menutup kunjungannya dengan pesan bahwa Trans Corp akan terus berkomitmen menghadirkan konten yang lebih edukatif, berimbang, dan menghargai nilai-nilai moral bangsa.


#ChairulTanjung #TransCorp #Trans7 #PonpesLirboyo #Kediri #Silaturahmi #PermohonanMaaf #BeritaNasional #NU #MediaIndonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peristiwa Jagalan Kediri

Berita Lokal • Kediri Ratusan Seniman Jaranan Kediri Bersatu Setelah Bhabinkamtibmas Jagalan Dilaporkan Published: October 14, 2025 • Kelurahan Jagalan, Kota Kediri Ringkasan: Kasus pelaporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Aiptu Soni Andiyan Effendi, oleh seorang seniman jaranan bernama Bayu memicu gelombang solidaritas dari ratusan pelaku seni tradisional di Kediri. Mereka berencana menggelar aksi damai dan meminta proses hukum yang transparan. Kronologi Kasus di Jagalan Kediri KEDIRI – Peristiwa terjadi saat pertunjukan jaranan di kawasan Kelurahan Jagalan . Ketika suasana mulai ricuh, Aiptu Soni yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas setempat berusaha melerai. Namun, muncul tuduhan bahwa ia melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang penonton bernama Bayu. Bayu kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kediri Kot...

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu

Oknum Polisi Kediri Diduga Terlibat Jaringan Bandar Sabu KEDIRI – Dunia penegakan hukum di Kota Kediri kembali diguncang kabar tidak sedap. Seorang oknum anggota kepolisian berinisial Bripka AT diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Kasus ini mencuat setelah aparat berhasil mengamankan seorang pemakai, yang kemudian mengarah pada pengembangan penyidikan hingga menyeret nama oknum tersebut. Menurut laporan Radar Kediri (Jawa Pos Group), penangkapan bermula dari penggerebekan terhadap seorang pengguna sabu. Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus, petugas menemukan bahwa pemakai tersebut mendapatkan barang haram dari seorang bandar yang diduga menerima uang dari Bripka AT untuk “kulakan” sabu-sabu. Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim , saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir anggota yang terlibat dalam tindak pidan...

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan

Kasus Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Berakhir Damai, Warga dan Polisi Saling Memaafkan Kediri – Kasus laporan warga terhadap oknum Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri , akhirnya menemukan titik terang. Setelah sempat ramai dibicarakan publik, kedua pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan tanpa melanjutkan ke proses hukum. Latar Belakang Kasus Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 Oktober 2025 , saat berlangsungnya pertunjukan kesenian jaranan di lingkungan Jagalan. Seorang warga (inisial B ) mengaku mendapat perlakuan kasar dari seorang anggota polisi berpangkat Aiptu, yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan tersebut. Usai kejadian, korban sempat melapor ke Divisi Propam Polres Kediri Kota dengan didampingi organisasi kepemudaan HIPERI (Himpunan Pemuda Kediri) . Laporan ini mendapat perhatian publik, karena dinilai menjadi ujian bagi transparansi dan etika kepolisian di tingkat ...