Langsung ke konten utama

Postingan

Alas Simpenan Kediri: Aset Konservasi Nasional dan Pusat Ficus

Alas Simpenan Kediri: Aset Konservasi Nasional dan Pusat Ficus Laporan Analisis Konservasi Strategis Cagar Alam Manggis Gadungan (Alas Simpenan), Kediri I. Ringkasan Eksekutif: Alas Simpenan sebagai Aset Konservasi Nasional Cagar Alam Manggis Gadungan, atau yang secara lokal dikenal sebagai Alas Simpenan , merupakan kawasan konservasi yang memiliki signifikansi ganda: sebagai situs historis kolonial dan sebagai pilar strategis dalam konservasi ekologis modern. Kawasan ini ditetapkan sejak tahun 1919 dan kini berstatus IUCN Category Ia (Cagar Alam Lindung) — status konservasi paling ketat di dunia. Namun dalam praktiknya, kawasan ini juga berfungsi sebagai wanawisata (wisata hutan terbatas), didorong oleh populasi besar Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis) serta lokasinya yang mudah diakses. Sejak tahun 2022 , kawasan ini juga menyandang status baru sebagai Pusat Ficus Nasional (PFN) , mengukuhkan peran pentingnya dalam menjaga kestabil...

Ndalem Pojok: Jejak Masa Kecil Ir. Soekarno di Kediri

Ndalem Pojok: Jejak Masa Kecil Ir. Soekarno di Kediri Oleh: Redaksi • Dibaca: 30 Oktober 2025  lokal / ganti dengan foto asli) Ndalem Pojok adalah rumah bersejarah yang menyimpan jejak masa kecil Ir. Soekarno, Proklamator dan Presiden pertama Indonesia. Terletak di Dusun Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, rumah ini kini menjadi tujuan ziarah sejarah dan pusat edukasi lokal. Artikel ini menyajikan sejarah singkat, deskripsi arsitektur, koleksi yang dipajang, serta panduan praktis bagi pengunjung. Sejarah Singkat Ndalem Pojok dulunya merupakan rumah keluarga bangsawan setempat yang kemudian dikenal karena hubungannya dengan masa kecil Soekarno. Rumah ini menjadi bagian penting dalam narasi perjalanan hidup Soekarno sebelum beliau berpindah ke berbagai kota untuk menempuh pendidikan. Berbagai benda peninggalan, foto...

Sidak Tim Gabungan di SPBU Kota Kediri: Respons Cepat atas Laporan Motor Brebet

Sidak Tim Gabungan di SPBU Kota Kediri: Respons Cepat atas Laporan Motor Brebet Kediri, 30 Oktober 2025 – Oleh Redaksi Kediri Insight Kabar tentang banyaknya kendaraan bermotor yang mengalami “brebet” setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kediri mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, tim gabungan dari Polres Kediri Kota, Pertamina Patra Niaga, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri turun langsung melakukan inspeksi ke sejumlah SPBU. Inspeksi dilakukan di beberapa titik, di antaranya SPBU Joyoboyo, SPBU Baruna, dan SPBU Ngampel . Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa takaran dispenser, mengambil sampel bahan bakar dari tangki pendam, serta melakukan uji berat jenis dan visual cairan guna memastikan kualitas Pertalite sesuai standar. Hasil Sementara: BBM Masih Sesuai Standar Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan oleh Pertamina d...

Longsor di JLS Pantai Sine Tulungagung – Dua Warung Terseret ke Jurang

Longsor di JLS Pantai Sine Tulungagung – Dua Warung Terseret ke Jurang Tulungagung, 27 Oktober 2025 Hujan deras yang mengguyur wilayah pesisir selatan Kabupaten Tulungagung sejak Sabtu (25/10) malam memicu longsor di lereng bahu jalan utama Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Minggu pagi (26/10) sekitar pukul 08.00 WIB. 4 Tebing timbunan sepanjang kurang lebih 70 hingga 80 meter mendadak ambrol, menyeret dua warung makan yang berdiri di atasnya ke jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter. 5 Kerusakan & Kerugian Salah satu pemilik warung, Bapak Supardi , mengatakan bangunan warungnya dan warung milik Bapak Solikin rusak parah setelah tanah di belakang warung menunjukkan retakan sejak Sabtu sore. 6 Supardi mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp 250 juta karena bangunan baru selesai dibangun dengan fasilitas parkir, mushala, dan toilet. 7 Tindakan Penanganan Tim gabunga...

Sejarah SDSB: Dari Legalisasi Judi Terselubung hingga Pembubaran di Era Orde Baru

Sejarah SDSB: Dari Legalisasi Judi Terselubung hingga Pembubaran di Era Orde Baru Sumbangan Dana Sosial Berhadiah (SDSB) adalah salah satu program pemerintah Orde Baru yang pernah menuai polemik besar di Indonesia. Diperkenalkan pada akhir 1980-an, SDSB diklaim sebagai upaya menghimpun dana sosial dan olahraga, namun dalam praktiknya dianggap sebagai bentuk perjudian terselubung yang berseberangan dengan nilai moral dan agama masyarakat. Latar Belakang Pembentukan SDSB Pada era 1970–1980-an, perjudian seperti lotre buntut dan toto-totaan marak di masyarakat. Pemerintah berusaha menertibkan hal tersebut melalui UU No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dan PP No. 9 Tahun 1981 . Namun, sebagai kompromi, muncul berbagai program undian sosial seperti Lotere Dana Harapan (1976) dan Sumbangan Sosial Berhadiah (SSB) pada 1979 yang dikelola Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS) . Melalui progra...

Analisis Aset Strategis & Perencanaan Utilitas Pasca-2027: Stadion Canda Bhirawa, Pare

Analisis Aset Strategis & Perencanaan Utilitas Pasca-2027: Stadion Canda Bhirawa, Pare Oleh: Syahrur Romadon Tanggal: 29 Oktober 2025 I. Ringkasan Eksekutif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri tengah menerapkan strategi infrastruktur olahraga berbasis aset ganda (dual-stadium policy) . Strategi ini ditandai dua inisiatif paralel: pertama, investasi modal jangka panjang yang substansial pada Stadion Canda Bhirawa (CB) di Pare; dan kedua, pembangunan stadion baru berskala besar di barat Sungai Brantas, Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ). Temuan utama menunjukkan bahwa CB Pare bukanlah fasilitas sementara atau transisional, melainkan aset fungsional jangka panjang yang krusial. Investasi besar sebesar Rp 9,4 miliar dialokasikan untuk sistem pencahayaan di CB Pare — penanda paling jelas dari niat strategis ini. Nilai investasi ini dibenarkan oleh proyeksi umur manfaat aset yang diperkirakan...

Bioskop Paggora: Studi Kasus Budaya Urban Pasca-Kemerdekaan Kediri dan Pemanfaatan Adaptif Situs Warisan

Bioskop Paggora: Studi Kasus Budaya Urban Pasca-Kemerdekaan Kediri dan Pemanfaatan Adaptif Situs Warisan Ringkasan Eksekutif: Kompleks Paggora di Kediri, Jawa Timur, bukan hanya sekadar taman rekreasi. Sejak didirikan pada tahun 1961, kawasan ini telah mengalami transformasi institusional dan kultural yang signifikan. Dari pusat olahraga berbasis gotong royong, berkembang menjadi pusat budaya populer melalui Bioskop Paggora pada era 1980-an, hingga bertranformasi menjadi pusat rekreasi keluarga modern bernama Taman Wisata Pagora yang bertahan hingga saat ini. Keberadaan dan hilangnya Bioskop Paggora secara khusus merefleksikan perubahan gaya hidup, budaya urban, dan ekonomi hiburan masyarakat Kediri. I. Pendahuluan: Paggora dalam Geografi Urban Kediri Kota Kediri telah lama menjadi simpul ekonomi strategis di Jawa Timur, terutama didukung oleh peran korporasi raksasa seperti Gudang Garam. Dalam konteks pembangunan pasca-kemerdekaan, pemerintah lokal bersama mi...