Langsung ke konten utama

Kanjeng Dimas Bebas Bersyarat, Padepokan di Probolinggo Kembali Disorot

Kanjeng Dimas Bebas Bersyarat, Padepokan di Probolinggo Kembali Disorot

Kanjeng Dimas Bebas Bersyarat

Probolinggo – Nama Kanjeng Dimas Taat Pribadi kembali mengemuka setelah ia resmi mendapatkan bebas bersyarat pada April 2025. Sosok yang pernah menghebohkan Indonesia dengan klaim penggandaan uang dan kepemimpinan spiritualnya ini kini kembali ke padepokannya di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Setelah bertahun-tahun menjalani masa hukuman atas kasus penipuan dan pembunuhan terhadap pengikutnya, Kanjeng Dimas akhirnya menghirup udara bebas dengan status bebas bersyarat. Kabar ini sontak menarik perhatian publik, terlebih setelah sejumlah video dan foto menunjukkan aktivitas kembali di Padepokan Dimas Kanjeng yang sempat sepi selama masa hukuman berlangsung.

Sejumlah warga dan pengikut lama dikabarkan kembali berdatangan ke padepokan. Acara doa bersama, pengajian, hingga kegiatan sosial mulai terlihat di area padepokan tersebut. Meski begitu, tak sedikit pihak yang tetap menaruh perhatian dan kehati-hatian, mengingat sejarah panjang kontroversi yang menyertai nama besar Kanjeng Dimas.

Media lokal seperti Radar Kediri dan Jawa Pos melaporkan bahwa aktivitas padepokan kini lebih difokuskan pada kegiatan spiritual dan sosial. Pihak pengurus menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan tidak lagi berhubungan dengan praktik yang pernah menimbulkan polemik di masa lalu.

Sementara itu, masyarakat sekitar berharap kembalinya sang pimpinan tidak menimbulkan keresahan baru. "Yang penting sekarang lebih banyak kegiatan positif, seperti sedekah dan pengajian," ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya.

Kanjeng Dimas kini menjadi simbol perdebatan antara pengampunan, pembelajaran hukum, dan kepercayaan masyarakat terhadap figur spiritual. Waktu yang akan menjawab, apakah kembalinya ia ke padepokan akan menjadi awal yang damai atau sekadar babak baru dari kisah lama yang sempat mengguncang Indonesia.

Sumber: Radar Kediri, Jawa Pos, Detik, dan arsip pengadilan MA.

#KanjengDimas #BebasBersyarat #PadepokanProbolinggo #RadarKediri #BeritaJatim #SpiritualJawa #BeritaViral #TaatPribadi #BeritaNasional #IsuTerkini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah dan Dilema Kebijakan Lokalisasi di Kota dan Kabupaten Kediri: Analisis Historis dan Dampak Pasca-Penutupan

Sejarah dan Dilema Kebijakan Lokalisasi di Kota dan Kabupaten Kediri: Analisis Historis dan Dampak Pasca-Penutupan Kota dan Kabupaten Kediri memiliki sejarah panjang dalam tata kelola bisnis seks dan kebijakan lokalisasi. Dari masa Lemah Geneng hingga Semampir, dinamika sosial, ekonomi, dan moralitas menjadi pusat perdebatan yang terus berlangsung hingga kini. Artikel ini menyajikan kajian komprehensif tentang sejarah, kebijakan, dan dampak pasca-penutupan lokalisasi di Kediri. I. Pengantar Historis dan Konteks Kebijakan Prostitusi di Kediri 1.1. Latar Belakang dan Definisi Lokalisasi Lokalisasi di Kediri diartikan sebagai tempat terpusat bagi praktik prostitusi terorganisir. Kota Kediri memiliki pusat lokalisasi terkenal bernama Semampir , sedangkan Kabupaten Kediri memiliki sentra-sentra kecil seperti Gedangsewu . Pemerintah Kediri berulang kali mencoba menata, memusatkan, hingga menutup praktik tersebut, dengan latar belakang moral, sosia...

Profil Regional Strategis: Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri — Analisis Ketahanan Ekonomi, Modal Budaya, dan Keselarasan Pembangunan (Outlook 2021–2026)

Profil Regional Strategis: Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri — Analisis Ketahanan Ekonomi, Modal Budaya, dan Keselarasan Pembangunan (Outlook 2021–2026) Dipublikasikan: 3 November 2025 • Penulis: Tim Analisis Lokal Laporan ini menyajikan profil strategis Kecamatan Plemahan sebagai basis evaluasi kebijakan, pengalokasian sumber daya, dan strategi pembangunan berkelanjutan. Analisis mencakup kondisi administratif, demografi, struktur ekonomi, modal budaya, dan keselarasan dengan RPJMD Kabupaten Kediri 2021–2026. I. Konteks Strategis dan Fondasi Administratif Kecamatan Plemahan merupakan distrik administratif dan agraris penting di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Profil ini berlandaskan publikasi statistik resmi, termasuk Kecamatan Plemahan Dalam Angka yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Kediri (edisi tahunan; tanggal rilis yang konsisten: 26 September). 1. Profil Administratif ...

Alas Simpenan Kediri: Aset Konservasi Nasional dan Pusat Ficus

Alas Simpenan Kediri: Aset Konservasi Nasional dan Pusat Ficus Laporan Analisis Konservasi Strategis Cagar Alam Manggis Gadungan (Alas Simpenan), Kediri I. Ringkasan Eksekutif: Alas Simpenan sebagai Aset Konservasi Nasional Cagar Alam Manggis Gadungan, atau yang secara lokal dikenal sebagai Alas Simpenan , merupakan kawasan konservasi yang memiliki signifikansi ganda: sebagai situs historis kolonial dan sebagai pilar strategis dalam konservasi ekologis modern. Kawasan ini ditetapkan sejak tahun 1919 dan kini berstatus IUCN Category Ia (Cagar Alam Lindung) — status konservasi paling ketat di dunia. Namun dalam praktiknya, kawasan ini juga berfungsi sebagai wanawisata (wisata hutan terbatas), didorong oleh populasi besar Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis) serta lokasinya yang mudah diakses. Sejak tahun 2022 , kawasan ini juga menyandang status baru sebagai Pusat Ficus Nasional (PFN) , mengukuhkan peran pentingnya dalam menjaga kestabil...